banner 728x250

Ulasan Film: ‘Yakuza Princess’

  • Bagikan
Cineverse

[ad_1]

Masa lalu selalu datang ketika kita tidak mengharapkannya, ketika kita lupa atau ingin melupakannya, bahkan ketika masa lalu bukan milik kita – Yukika.

KlikFilm di awal bulan mengeluarkan sebuah film menarik bertema samurai. Film yang dialihwahanakan dari novel berjudul Samurai Shiro Karya Danilo Beyrouth berjudul ‘Putri Yakuza’. Ceritanya sendiri berpusat pada seorang wanita bernama Akemi (Masumi).

banner 728x90

Akemi sendiri baru mengetahui kalau dia adalah pewaris klan terkuat di Jepang bernama Takikawa saat kakeknya meninggal. Dia pun dilatih untuk membalaskan dendam keluarganya yang dibantai habis oleh sang musuh.

Diperankan oleh penyanyi sekaligus penulis lagu, Masumi, ‘Yakuza Princess’ ternyata merupakan debut pertamanya dalam dunia akting. Film yang disutradarai oleh Vicente Amorim dengan penulis skenario Fernando Toste, Kimi Lee, dan Tubaldini Shelling ini bukanlah film Jepang, melainkan salah satu film dari Brasil.

Selain Masumi, film ini juga dibintangi oleh Tsuyoshi Ihara, Eijiro Ozaki, Kenny Leu, dan tak ketinggalan ada Jonathan Rhys Meyers yang pernah mendapat penghargaan di Irish Post Awards, dan dianugerahi Penghargaan Legenda atas kontribusinya dalam industri film dan hiburan di tahun 2014.

Film ini memuat beberapa konflik di dalamnya. Di paruh awal, dimunculkan aksi pembantaian terhadap salah salah satu klan terkuat di Jepang, yaitu klan Takikawa. Mereka diserang oleh musuh hingga harus menelan pil pahit atas kekalahan, bahkan bendera lambang klan tersebut juga dibakar habis tak tersisa.

Cerita semakin menarik untuk diikuti ketika ternyata musuh melewatkan salah seorang anak berusia 1 tahun dari klan Takikawa yang selamat.

© XYZ Film

Dua puluh tahun kemudian, kejadian berpindah dengan kemunculan seorang pria misterius yang terbaring di rumah sakit akibat tertusuk pedang Katana hingga mengalami amnesia. Tampilan ini akan membuat penonton bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok pria yang mengalami amnesia tersebut.

Apalagi dengan kondisinya yang belum pulih, ia memilih kabur dengan membawa pedang Katana yang justru menimbulkan keraguan apakah benar dirinya mengalami amnesia.

Selanjutnya, cerita bergeser kembali ke menyoroti keturunan Takikawa yang telah dewasa. Dia bernama Akemi, seorang gadis cantik, pekerja keras, pemberani, dan pandai menyanyi.

Karakternya yang pemberani membuat ia menghadapi masalah dengan pria di sebuah bar. Masalah itulah yang membuat sang pria membalaskan dendam dengan hendak menghabisi Akemi.

Di sanalah, sosok pria misterius di awal tadi dipertemukan dengan Akemi. Pertemuan yang akan membawa jalan cerita untuk mengurai satu per satu permasalahan dan penyelesaian konflik.

Putri Yakuza
© XYZ Film

Secara garis besar, film berlatar belakang Brasil ini lebih banyak menampilkan adegan-adegan pertarungan. Sebagaimana judulnya, ‘Yakuza Princess’, tentu saja pertarungan yang terjadi dilakukan para anggota Yakuza Jepang yang menyeramkan.

Hal unik dalam film ini adalah lokasi yang digunakan. Meskipun berlatar Brasil, di sana masih banyak toko-toko dan rumah makan khas Jepang. Orang Jepang juga saling berbaur bersama pribumi lainnya dengan hubungan yang baik, seperti Akemi yang memiliki seorang teman asli Brasil.

Jalan cerita yang ditampilkan pun akan membawa penonton untuk terus mengikuti perjalanan Akemi dalam menyelesaikan konflik yang telah terjadi bertahun-tahun lalu.

Jangan berharap ada adegan yang menghibur di tengah-tengah perjalanannya karena setiap cerita dalam film ini disajikan dengan serius. Jadi, penonton harus memahami dengan teliti agar tidak terlewat satu per satu petunjuk yang ditampilkan.

Putri Yakuza
© XYZ Film

Menariknya pula, ‘Yakuza Princess’ menawarkan persimpangan budaya unik dengan menampilkan kota São Paulo, Brasil, yang ternyata merupakan rumah bagi komunitas Jepang terbesar di dunia dan dihuni oleh para imigran dan keturunan mereka. Sang sutradara menggunakan lokasi tersebut karena memiliki anggaran yang tidak terlalu besar untuk syuting film aksi.

Berperan sebagai Akemi, Masumi memainkan perannya dengan canggung dan datar, bahkan yang terlihat hidup hanya saat menampilkan keterampilan bela diri dan bernyanyi. Mungkin, karena latar belakangnya sebagai penyanyi, dirinya bisa menjiwai adegan itu dengan baik.

Sayangnya, penjiwaan yang ditampilkan saat bernyanyi tidak terbawa dalam adegan yang lain, justru sebagian besar terlihat berbelit-belit. Banyak adegan membingungkan sampai di akhir pun tetap tidak didapatkan kepuasan tentang apa yang terjadi sebenarnya.

Sosok Akemi digambarkan selalu menjadi sasaran baik dari musuh yang melenyapkan keluarganya maupun orang-orang yang berusaha melindunginya, meskipun sangat sulit untuk membedakan mana pihak lawan dan kawan.

Putri Yakuza
© XYZ Film

Tokoh seorang pembunuh tanpa nama yang di akhir cerita diberi nama ‘Shiro’ diperankan oleh Jonathan Rhys Meyers, juga terlihat tidak mendalami perannya dengan baik apalagi penggambaran karakter yang sebagian besar ditampilkan dalam keadaan linglung dan amnesia justru lebih terlihat sebagai karakter pendukung dibandingkan karakter utama.

Emosi yang gagal ditampilkan membuat karakter Meyers terlihat sangat mengganggu. Satu-satunya adegan kuat yang membuat penasaran ialah saat dirinya mencari tahu kebenaran yang terjadi dengan mendatangi pemilik katana tersebut.

Walaupun akting dari para pemain yang terlihat tidak hidup, film ini menjadi cukup baik dengan teknik pengambilan gambar yang bagus, bahkan beberapa adegan di São Paulo saat Akemi bertarung dengan pria pengganggu di bar, terlihat mirip seperti adegan dalam film ‘John Wick’ (2014) saat John sedang memburu Iosef di sebuah klub malam.

Penggabungan visual yang kreatif dari benda-benda berwarna neon, keramaian para pejalan kaki dan pedagang, serta keindahan kota, membuat gambar yang ditampilkan cukup bagus dan menarik untuk dilihat. Selain itu, permainan warna dalam setiap adegan juga terlihat unik, yaitu dengan menggunakan cahaya merah, orange, dan biru untuk detail-detail wajah para pemain yang menambah kesan dramatis.

Putri Yakuza
© XYZ Film

Kemudian di salah satu adegan, Takeshi menceritakan tentang asal-usul Akemi serta alasan mengapa dia dilatih menggunakan pedang. Namun ternyata bukannya menjadi kuat, cerita dalam film ini berubah lemah karena tidak cukup menjelaskan secara gamblang tentang perseteruan antara dua klan Yakuza. Ditambah sikap Akemi yang menolak untuk balas dendam membuat ceritanya semakin tidak konsisten.

Sutradara dan penulis tampaknya kurang tertarik pada detail cerita ini dan adegan pertarungannya pun kurang memiliki tekanan. Alih-alih menciptakan cerita yang mendalam, ‘Yakuza Princess’ terasa sangat terbatas karena terlalu cepat memotong adegan yang sedang dijalani demi menuju adegan selanjutnya.

Film ini juga terlalu panjang untuk isi cerita di dalamnya sehingga terasa cukup membosankan. Seandainya, Amorim menyelipkan beberapa adegan dengan sesuatu yang menghibur, mungkin masih bisa tertolong. Namun sebaliknya, yang kita dapatkan hanyalah adegan tidak bermakna sebelum karakter utama mengungkap takdirnya.

Putri Yakuza
© XYZ Film

Secara keseluruhan, baik dari segi keunggulan serta kelemahan film ini, dapat dikatakan bahwa ‘Yakuza Princess’ menghadirkan kisah yang terasa membosankan karena banyak adegan yang dipotong secara cepat dan pembawaan setiap karakter yang lemah dan kurang menampilkan emosinya.

Banyak adegan terasa “tanggung” sehingga membuat banyak penonton bertanya-tanya maksud dari adegan tersebut apa. Ditambah lagi, adegan berikutnya tidak memperjelas atau menjawab teka-teki yang sebelumnya.

Kendati demikian, visual yang ditampilkan cukup menghibur penonton yang bosan dengan konflik yang cenderung lama diselesaikan itu. Suasana Brasil yang ramai dan berwarna serta penggunaan sudut yang variatif ikut menambah keunggulan lain dalam film ini.

Film dengan genre aksi ‘Yakuza Princess’ bisa kamu tonton di layanan streaming Klik Film.

Sutradara: Vicente Amorim

Pemeran: Masumi, Jonathan Rhys Meyers, Tsuyoshi Ihara

Durasi : 111 menit

Skor : 5.6/10

DI MANA UNTUK MENONTON

Klik film

Ulasan

Putri Yakuza

Perincian Tinjauan

  • Akting 0
  • Sinematografi 0
  • Menghibur 0
  • Skor 0
  • Cerita 0

#Ulasan #Film #Yakuza #Princess

[ad_2]

Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.