banner 728x250

Review Film Pendek: ‘Serta Mulia’

  • Bagikan
Cineverse

[ad_1]

“Gue jadi belajar melihat sesuatu lebih dari permukaannya aja.” – Adit.

Apa kamu pernah merasakan kegagalan? Merasa tidak ada pilihan lain dalam hidup? Kesulitan dalam menjalani hidup? Ketika pertanyaan seperti itu terlontar dari mulut orang lain, bagaimana kamu menanggapinya? Bagaimana kamu menjelaskan sulitnya kehidupan di dunia ini?

banner 728x90

Pertanyaan-pertanyaan itu bisa terasa sangat dekat dengan kamu ketika menyaksikan film pendek yang satu ini. Film pendek karya Aco Tenriyagelli ini akan memberitahu kamu cara menghargai diri sendiri agar menjadi sosok lebih baik lagi untuk ke depannya. Caranya adalah, dengan lebih memperhatikan diri sendiri dalam bentuk penghargaan diri yang merupakan bagian terpenting dalam menghargai diri sendiri.

Sebelumnya, Aco juga sempat membuat beberapa film pendek, seperti ‘We’ yang dibintangi oleh Rachel Amanda dan Teuku Rifnu Wikana sebagai pemeran utama dalam film pendek ini. Karya terbarunya kali ini, ‘Serta Mulia’ bisa dikatakan menjadi pencapaian yang besar untuk ukuran film pendek karena berhasil mendapatkan jumlah penonton sebanyak 75ribu (saat review ini dibuat-red) dan akan terus bertambah setiap harinya. Mari kita mulai membahas film pendek ini secara mendalam

Film dimulai dengan kehadiran Adit (Ryan Adriandhy) sebagai pelamar kerja di kafe milik Sal Mulia (Sal Priadi). Ia mulai menjelaskan banyak kekurangan dirinya kepada sang pemilik kafe. Adit bercerita bahwa ia tidak dapat kerja di mana pun, mengalami keluar saat berkuliah, bahkan tidak mengetahui gairah-nya. Tentunya, hal itu membuat Sal hanya bisa menghela napas.

© A Pict Film

Lalu, pemilik kafe itu pun memberitahu Adit, ia tidak akan bekerja sendirian di kafe tersebut. Adit akan ditemani oleh pegawai senior yang telah lama bekerja di sini dan cukup dekat dengan Sal. Adit yang notabene datang sebagai pelamar tentu hanya bisa mengiyakan apa kata Sal.

Tak disangka, ternyata yang disebut pegawai itu adalah seorang yang mempunyai rupa bak monster, sosok pendek dengan kulit bertekstur kasar dan berwarna keunguan.

Sal memanggilnya dengan nama akrab “Din” yang merupakan penggalan dari nama lengkapnya, yaitu Gobradinzor (Januarizen). Sosok “Din” ini memiliki karakter pemarah dan kurang akrab dengan orang yang baru ditemuinya.

Adit tentu sangat penasaran untuk melihat mitra kerjanya itu. Ia sangat terkejut melihat sosok monster, yang ia sendiri pun tidak mengerti, bagaimana caranya untuk dapat berkomunikasi dengan makhluk ini

Film ini sangat minim dialog sehingga hanya beberapa kali saja tokoh Adit ini berbicara. Lagu dari Sal Priadi berjudul “Serta Mulia” pun mengiringi jalan cerita, di adegan tertentu. Din pun menggambarkan sosok “monster” yang ada di dalam dirinya dengan garang, terlebih saat pertama kali bertatapan dengan Adit.

Namun, lambat laun mereka menjadi dekat dan bersahabat dalam mengelola kafe tempat mereka bekerja selama ini.

dari
© A Pict Film

Untuk sebagian orang yang menonton film pendek ‘Serta Mulia’, mungkin mereka akan secara terang-terangan mengatakan, kalau film ini merupakan film bertema cinta antara dua invidu berbeda yang saling bertolak belakang karakternya.

Pertanyaan yang muncul setelah kita menonton ‘Serta Mulia’ adalah, Siapakah sosok “monster” yang menjadi rekan kerja Adit dalam film ini? Apakah ada hubungannya dengan hidup Adit selama ini?

Dalam film pendek ini, Aco membuat susunan cerita yang begitu rapi dan berhubungan dengan kehidupan masa kini. Ia menggambarkan bahwa dalam kehidupan saat ini, banyak orang yang lupa untuk membahagiakan diri sendiri dan terlalu fokus berusaha mendapatkan perhatian orang lain.

Beralih ke permainan peran yang dilakukan oleh para pemainnya. Ryan Adriandhy memberikan penampilan akting yang sudah sangat baik sebagai Adit. Ia menggambarkan seorang pengangguran yang merasa tanpa harapan untuk diterima kerja karena tidak ada satu pun tempat kerja yang menerimanya.

Dia sukses menggambarkan sosok seorang pengangguran yang merasa tanpa harapan untuk diterima kerja, karena tidak ada satu pun tempat kerja yang menerimanya.

Dalam dunia perfilman, akting Ryan sebelum dalam film pendek ini adalah, ia sempat memerankan dirinya sendiri di ‘Malam Minggu Miko The Movie’, ‘Cinta Dalam Kardus’ yang keduanya disutradarai oleh Raditya Dika, temannya semasa Stand Up Comedy.

Ini
© A Pict Film

Januarizen hadir sebagai sosok “monster” yang hadir tanpa dialog, namun dengan arahan yang sudah diatur oleh Aco, jalan cerita tetap tampak nyata dan apa adanya.

Skoring untuk film ini tentu diiringi dengan lagu “Serta Mulia” yang dibawakan oleh Sal Priadi. Lirik lagu tersebut pun berhasil mewakili bagian-bagian dari film, seperti dalam lirik “badannya belum kekar, sementara bisa melar, tapi hatinya baik,” lalu muncullah sebuah adegan di mana sosok “monster” menyelamatkan tokoh utama dari orang yang mengusiknya.

Film pendek ini mengingatkan kita dengan lagu asli dari Sal Priadi yang dirilis 6 bulan lalu. Persamaan itu hanya terlihat di judul yang sama, ‘Serta Mulia’. Ternyata setelah didengar berulang kali, film dan lagu ini berdiri sendiri, tidak ada hubungannya sama sekali.

Jika dari lagu Sal, terdengar seperti gambaran sebuah perasaan seorang anak yang mengharapkan orang tuanya untuk tetap sehat selalu, panjang umur meski si anak sangatlah keras kepala. Bila dicermati lebih dalam, perbedaan dari film dan lagu, terlihat lebih nyata dan jelas.

Artinya, lagu Sal ini pun hanya sebagai pemanis untuk skoring di setiap adegannya. Tapi film ini, sebetulnya mengandung makna yang tersirat. Bukan seperti yang dipikirkan oleh kebanyakan orang.
Apakah itu? Semua tergantung sudut pandang kita saat menonton film pendek ini.

Film dengan durasi sekitar 15 menit ini sangat disayangkan memiliki kekurangan dari sinematografinya yang terbatas pada satu tempat tertutup, dan terbilang sangat monoton.

Meskipun begitu, bisa saja pemilihan latar film seperti itu disebabkan oleh proses syutingnya yang dilakukan di masa pandemi. Akan tetapi, keterbatasan visual tidak mengganggu narasi film yang berhasil tampil secara lugas dengan pesan tersirat di dalamnya.

Sutradara: Aco Tenriyagelli

Pemeran: Sal Priadi, Ryan Adriandhy, Januarizen (Gobradinzor)

Durasi: 15 minutes

Skor: 6.6/10

Ulasan

Dan Yang Mulia

Perincian Tinjauan

  • akting 0
  • Sinematografi 0
  • Menghibur 0
  • Skor 0
  • Cerita 0

#Review #Film #Pendek #Serta #Mulia

[ad_2]

Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.