banner 728x250

Pekerja Film Indonesia Mempertanyakan, Kapan Bisa Cair dan Prosedurnya Bantuan BPI dan Netflix?

  • Bagikan

Mengutip berita Kompas, bahwa Kamis (16/9/2021) Netflix mengumumkan kerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) untuk menyalurkan dana bantuan untuk pekerja film dan televisi yang terdampak pandemi.

Wow! Dana yang disalurkan senilai 500 ribu dollar AS atau setara Rp 7,1 miliar.

banner 728x90

Dana itu termasuk dalam dana bantuan (Hardship Fund) global Netflix senilai 150 juta dollar AS setara Rp 2,1 triliun yang diluncurkan untuk membantu komunitas kreatif dan sebagian besarnya disalurkan bagi pekerja sektor film.

Keren kan?

Bantuan itu diharapkan dapat memberi dukungan finansial perorangan bagi para kru dan pekerja lepas di industri film dan televisi Indonesia yang mengalami kesulitan di masa pandemi.
Untuk membantu mencukupi biaya hidup mendasar.

Dalam keterangan tertulis, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengucapkan terima kasih dan apresiasi bagi BPI yang berkolaborasi dengan Netflix.

“Kami berharap sinergi dan dukungan dari seluruh unsur Pentahelix (pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat dan media) dapat menciptakan inovasi dan kreativitas dalam mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” kata Sandiaga Uno.

Dalam rangka mendorong akselerasi pemulihan sektor ekonomi kreatif khususnya subsektor film tahun 2021, Kemenparekraf/Baparekraf juga akan melaksanakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Subsektor Film melalui tiga skema.

Pertama adalah Skema Promosi Film Indonesia, kedua Skema Produksi Film Indonesia dan ketiga Skema Pembelian Lisensi Film Indonesia.

Melalui program-program tersebut, diharapkan industri perfilman Indonesia dapat berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian. Baca juga: Sinopsis Theres Someone Inside Your House, Tayang Oktober di Netflix.

“Sehingga penyerapan tenaga kerja di industri perfilman dan siklus produksi film dapat berjalan kembali,” tutur Sandiaga Uno.

Ketua Umum BPI Chand Parwez Servia menyatakan, mereka menghargai dukungan Netflix dalam membantu pekerja film dan televisi di Indonesia yang terdampak pandemi.

“Kami akan memprioritaskan pekerja yang paling terdampak dan sangat membutuhkan bantuan, juga dengan mempertimbangkan daya juang penerima dalam hal finansial,” ujar Chand Parwez.

Sementara Director of Public Policy SEA Netflix, Ruben Hattari, berharap bantuan itu dapat memberikan dukungan bagi para pekerja industri hiburan.

“Semoga dengan dukungan pada masa yang sulit ini mereka dapat segera kembali menjalankan proyek-proyek kreatif,” kata Ruben Hattari.

foto; istimewa

BPI akan membentuk komite independen yang melibatkan 18 asosiasi profesi perfilman untuk menentukan para pekerja film yang akan menerima bantuan. Komite independen itu akan bekerja dari bulan September hingga November 2021.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.